Wednesday, March 18, 2015

Civic Education Task 1


1. Pendidikan kewarganegaraan terdapat pada setiap negara. Sebutkan istilah pendidikan kewarganegaraan di berbagai negara.
*      Afrika Selatan:Life Orientation
*      Australia:         Civics, Social Studies, Powratwam
*      Hongaria:        People and Society
*      Inggris:            Citizenship Education
*      Irlandia:           Civic, Social and Political Education (CSPE)
*      Jepang:            Social Studies, Living Experience and Moral Education
*      Jerman:            Sachunternicht
*      Korea:             Simin Gyoyung
*      Malaysia:         Pendidikan Sivik dan Kewarganegaraan
*      Meksiko:         Education Civicas
*      Prancis:            Education Civique, Juridique Et Sociale (ECJS)
*      Rusia:              Obscesvevodinie
*      Selandia Baru: Social Studies
*      Singapura:       Civics and Moral Education
*      Spanyol:          Educación para la Ciudadania (EpC)
*      Timur Tengah:Ta’limatul Muwwatnah, Tarbiyatul al Watoniyah
*      Indonesia:       Pendidikan Kewarganegaraan
*      USA:               Civics, Civic Education
*      China:              Daode Jiaoyu (Pendidikan Moral)
*      Finlandia:        YH, YO YT (Yhteiskuntaoppi)
*      Norwegia:       Primary Mandate of Social Study

2. Mengapa pendidikan kewarganegaraan harus ada?
            Karena semaju dan sehebat apapun segala macam aspek dari berdirinya suatu negara, negara membutuhkan daya dukung yang besar dari masyarakatnya. Dengan cara menanamkan dan menerapkan nilai-nilai pendidikan kewarganegaraan, dapat tercipta rasa persatuan dan kesatuan serta rasa turut memiliki dalam jiwa. Masyarakat dapat tergugah untuk senantiasa mengabdikan diri pada negaranya, timbul rasa bangga dan keinginan untuk melindungi serta mempertahankan negara, dan bersatu padu dalam rasa yang sama untuk menghadapi krisis budaya, kepercayaan, moral, dan lainnya.
            Seperti yang tercantum dalam UU Negara Republik Indonesia Bab III pasal 3 dan 4, yang disebutkan bahwa, “Hakikat pendidikan kewarganegaraan adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara, demi kelangsungan kehidupan dan kejayaan bangsa dan negara. Tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan, dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa.”. Pendidikan kewarganegaraan senantiasa memberi ilmu tentang tata negara, dan dengannya bersedia untuk menjaga kelangsungan kehidupan dan kejayaan suatu negara.
            Rasa kewarganegaraan yang tinggi, akan membuat masyarakat tidak mudah terpengaruh secara langsung dengan budaya yang bukan berasal dari pribadi bangsanya, namun tetap menghargai segala budaya serta nilai-nilai yang berlaku. Memiliki sifat-sifat tersebut tentu tidak dapat diperoleh begitu saja. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan menjadi sebuah hal yang penting untuk dipelajari.

3. Apa yang dimaksud dengan pendidikan kewarganegaraan?
            Pendidikan kewarganegaraan (citizenship) adalah bidang ilmu yang menfokuskan pada pembentukan diri yang beragam dari segi agama, sosial budaya, bahasa, usia, dan suku bangsa, untuk menjadi warga negara yang cerdas, terampil, dan berkarakter. Selain itu, merupakan studi tentang kehidupan sehari-hari, yang mengajarkan bagaimana menjadi warga negara yang baik.
            Berikut adalah pandangan mengenai pengertian pendidikan kewarganegaraaan menurut beberapa ahli, antara lain:
     1.    Soemantri (1967)
                        Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran sosial yang bertujuan untuk         membentuk atau membina warga negara yang baik, yaitu warga negara yang tahu,         mau, dan mampu berbuat baik.
2.    Henry Randall Waite (1886).
  Civics adalah ilmu kewarganegaraan yang membicarakan hubungan manusia dengan          manusia dalam perkumpulan-perkumpulan yang terorganisasi (organisasi sosial,       ekonomi, politik), dan individu dengan negara.
3.    Stanley E. Dimond
  Civics adalah citizenship, mempunyai dua makna dalam aktivitas sekolah. Pertama,            kewarganegaraan termasuk kedudukan yang berkaitan dengan hukum yang sah.          Kedua, aktivitas politik dan pemilihan dengan suara terbanyak, organisasi     pemerintahan, badan pemerintahan, hukum, dan tanggung jawab.
4.    Elise Boulding
  Perlu adanya pengembangan kebudayaan kewarganegaraan yang menjelaskan apa yang dapat disumbangkan terhadap ruang dunia, sumber daya, kesempatan dan pengelolaan yang saling ketergantungan. Ruang dunia bukan hanya ruang fisik, tetapi merupakan ruang secara sosial. Ruang sosial adalah ruang tindakan yang dapat mengarahkan, menyusun serta meningkatkan saling ketergantungan dalam kehidupan sosial. Kebudayaan kewarganegaraan tidak saja menyangkut tentang masyarakat dalam negara, tetapi juga tentang masyarakat dunia.
5.    Azyumardi Azra
  Pendidikan kewarganegaraan, civics education dikembangkan menjadi pendidikan kewarganegaraan yang secara substantif tidak saja mendidik generasi muda menjadi warga negara yang cerdas dan sabar akan hak dan kewajibannya dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan bernegara, tetapi juga membangun kesiapan warga negara menjadi warga dunia, global society.
6.    Edmonson (1958)
  Civics adalah kajian yang berkaitan dengan pemerintahan dan yang menyangkut hak dan kewajiban warga negara. Civics merupakan cabang ilmu politik.
7.    Merphin Pandjaitan
       Pendidikan Kewarganegaraan adalah pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mendidik generasi muda menjadi warga negara yang demokrasi dan partisipatif melalui suatu pendidikan yang dialogial.
8.    Soedijarto
       Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan politik yang bertujuan untuk membantu peserta didik untuk menjadi warga negara yang secara politik dewasa dan ikut serta membangun sistem politik yang demokrasi.
     Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan, bahwa pendidikan kewarganegaraan bersifat universal, tidak hanya dalam konteks school civics tetapi juga community civics, yang intinya kaitan antara warga negara, individu, dengan government, hak dan kewajiban sebagai warga negara dan sebuah negara, hukum, demokrasi dan partisipasi kesiapan warga negara sebagai bagian dari warga dunia.

Referensi:
·         Nuary, Rizky Brisha. (2011), “Istilah Pendidikan Kewarganegaraan di Beberapa Negara”.
·         Setyo. (2009), “Pentingkah Pendidikan Kewarganegaraan Bagi Mahasiswa”. https://setyoelins.wordpress.com/pentingkah-pendidikan-kewarganegaraan-bagi-mahasiswa/ (diakses pada 3 Maret 2015)
·         Abdurrahman. (2012), “Pengertian dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan”. http://abdurrahman.mwb.im/pengertian-dan-tujuan-pendidikan-kewarga.xhtml (diakses pada 4 Maret 2015)

Sunday, December 8, 2013

(Just) Preface. Hi! :)

Okay.. Akhirnya, ini post pertamaku. Yang semestinya mengartikan, bahwa satu dari sekian impianku telah terwujud. Kalau begitu seharusnya aku senang, YEAY! Teriak dulu hehe lucu jadinya malah kaku, habis dituang ke tulisan. Suer aku ngerasa antara gugup sama.. Honestly seneng deh, beneran. Ini aja nulisnya sambil senyum-senyum haha di kamar lagi. Jangan sampe ada orang rumah yang ngeliat :p

Sebelumnya, aku mau ngabarin secara singkatnya soal batang tubuh, garis besar, benang merah *halah :D* mungkin keseluruhan dari post yang aku share di blog ini. Isinya lebih ke ide-ide, gagasan-gagasan, opini-opini yang kadang secara gak sengaja terlintas tiba-tiba gitu aja dipikiranku. Beragam. Akan dikemas santai ke dalam bentuk ceritaku aja sih hehe makanya gak nentu nanti ada yang panjang atau pendek. Atau mungkin ada yang cuma sebaris-dua baris kayak status Facebook atau tweet Twitter, maklum mataku jadi gak kuat lama2 manteng laptop sekarang, ntar udahnya pasti pusing :&


Kebanyakan bilang mungkin, soalnya belum tau juga kan kedepannya bakal kumaha hehe intinya bebas, sesuka yang aku mau tulis dan siap bagi ;)


Well karena ini 1st post, aku mau ceritain dulu asal muasal akhirnya aku bisa posting malem ini. Masih di akhir sisa libur panjang semester II ku, sambil kepotong-potong membalas beberapa pesan lewat SMS dan Line, aku bener-bener mengolahragakan jari jemariku kembali. Tsaaah~

Awal dari alur cerita, pertanyaan kenapa aku beberapa kali nyantumin kata "akhirnya" pada tulisan ini? Itu karena ada kisah panjaaang yang memulai kejadian ini. Hehe jadi ceritanya, sejak SMP aku udah pengen banget curhat lewat blog. Kayaknya legaaa gitu kalo bisa ngelampiasin apa yang ada di pikiran dan perasaan kita lewat tulisan. Semenjak dapet mapel TIK (kalo gak salah kepanjangannya Teknologi, Informasi dan Komunikasi ya pak, bu?), aku dikenalin sama apa yang orang-orang dewasa bicarakan waktu itu. Yup, internet, cyberspace. Meskipun aku belum tau banyak kegunaannya, yang baru aku kenal ya beberapa search engine kayak Google (dulu belum pake Chrome ya?), Mozilla Firefox, dan Opera Mini. Itu pun cuma aku pake buat nyari-nyari tugas kalo diperluin. Keren ya perkembangan teknologi era globalisasi ini. Bandingin jangan jauh-jauh zaman muda orang tua kita, mungkin sama beberapa tahun sebelumnya. Dimulai dari munculnya pager, terus perangkat komputer (jadi inget disket), handphone, baru laptop (kalo gak salah urutannya gitu ya? Muhun ._.), jauh lebih modern, super canggih. Sadar aja sama kegunaan google.com yang bisa bantu kita cari hampir apapun yang kita butuh. Back to the topic ah hehe setelah keasikan mengagumi kehebatan penemu-penemunya :)

Pertama kali jadi suka internet, pasti karena dikenalin sama yang namanya SocMed a.k.a jejaring sosial. Di sini raammeee banget. Gimana enggak, kegunaannya buat connect with the people we care about. Emang paling asik sih yang namanya berhubungan sosial, bangun network dan relasi, just for fun, banyak lah keuntungannya kalo direnungin hehe. Sebelum ke Twitter dan Facebook yang latest, siapa yang gak kenal Friendster? Haha lucu kalo inget site yang satu ini. Karena kebahagiaan masa peralihan dari anak-anak ke remaja muda (emang ada yang tua?) kita yang masih fresh-freshnya sebagian dilukiskan di sini (if you know what I mean, 4l4y peace v^^). Bahkan dulu aku sempet ganti-ganti nama asli di buat username. Seingetku pernah ngaku-ngaku sedarah and part of Spears's family hihi, saking dulu aku pernah ngefansnya gara-gara ketularan temen cowok SMPku yang suka banget gak cuma lagu, tapi profile personalnya Britney. Kita yang sekelas, tiap hari temu-an duduknya depan belakangan, dan bisa dibilang 'sahabat' karena beberapa kita temenan ece-eceannya (bukan mainnya) sama itu-itu aja, jadi mau gak mau gak sengaja dengerin lagu-lagunya, ketularan download, ngoleksi. Oh iya aku mau sedikit curhat, baru inget kalo dulu hampir semua account page yang aku punya pasti gak pernah bikin sendiri, Facebook, Twitter, Y!mail, termasuk situs yang lagi kita bicarain ini. Tapi yang dulu bukanlah yang sekarang (kayak lagunya temen-temen hehe) kalo mau bikin sign up sendiri dong hehe, nyusul segera account-account lainnya lalaaa :p

Ngomong-ngomong soal sign up, termasuk buat blogging aku pernah minta Bapak yang bikinin. Dulu Bapak cuma pernah bantu bikinin e-mail di Yahoo!, mungkin biar mudahin kalo anaknya mau bertukar surat elektronik, sambil ngajarin guna makenya supaya bisa. Dan sekarang Aufa udah bisa, Pak! Hehe tuker-tukeran sama dosen lebih seringnya (tugas), tapi sama Bapak juga sih kirim info-info, sama terakhir Bapak kirim foto Ibu sama Adek yang lagi di tempat wisata mana gitu hehe surprise tau-tau check mail ada, karena sekarang LDR jauh terpisah jarak. Kangen :'')

Kembali~ Tapi waktu minta dibikinin dari SMP itu, sama Bapak gak mau ngebantuin lagi, kata beliau disuruh bikin sendiri biar mandiri. Ya udah akhirnya cari-cari tau sendiri, googling lah kalo bahasa kerennya sekarang mah hehe the steps atau how to make a new blog site (judulnya kayak tugas bahasa inggris yang produce something, "How To Make Friedrice" hehe). Sebelumnya ada cerita-cerita juga sama temen, minta advice. Saran banyak sih ada yang bilang pake wordpress aja, lebih simple katanya. But finally.. This is my blog! And hi! I'm newbie ^^/

Karena aku lebih dulu, dari awal, dan udah lama mengenal blogspot.com buat blogging ketimbang yang lain, maka ya udah alasan aku pilih ini. Hehe siap deh ini cerita asal muasalnya yang emang udah lama aku jadiin plan buat postingan pertamaku di blog. Yang mana proses dan waktu nulisnya panjaaang banget (gak cuma isinya ya hehe) dari liburan sebelum masuk semester III sampe sekarang udah mau UAS buat naik ke jenjang berikutnya, semester IV. Saking lamanya sampe aku lupa apa-apa aja yang sebenernya pengen aku tulis, tapi ya udahlah ini diburu-buru deadline juga kalo yang satu ini gak segera publish ntar kapan-kapan lagi aku bisa posting yang lainnya hehe sementara yang aku mau ceritain banyak pada kesimpen di memori otak yang cannot save lama-lama kan keburu hilang terbawa angin hehe. Oh iya waktu kuliahku tinggal seminggu lagi nih dari sekarang, terus habis itu libur pekan tenang seminggu yang tetep selama ini aku lagi banyak-banyaknya kegiatan sampe menjelang ujian. Mau curhat lagi sedikit kalo sabtu-mingguku udah gak punya lagi habis weekendnya buat acara yang berturut-turut urutan kayak kereta api fufu udah 2 bulan ini.. Tetep semangat jalani amanah ya! ._.9

Ini aku nyelesaiin nulisnya habis ngerjain dan ngirim LPJ staff di divisi untuk 1 periode HiMa-ku dan delaying laprak (laporan praktikum) sabar yaaa cup-cup selesai ini dikelarin u,u/._. Sikonnya aku lagi di kost, di Jogja, sore-sore menjelang maghrib, berhawa sejuk hujan dan nahan laper nunggu diajak makan. Buat hari/tanggal sama waktunya ada diatas hehe oh iya satu lagi terakhir aku nulis ini simple aja dulu gak pake edit-an apa-apa soalnya buat nyelesaiinya aja asli hampir setengah tahun hehe mungkin next post dibuat lebih bagus ada seninya, oke?
Merci! Happy reading :3